Rabu, 30 Mei 2018
Wisata Alam Danau Marsabut yang Terlupakan
Siapa yang tidak tahu Danau Toba? Ya,
danau yang terletak di Sumatera Utara ini merupakan danau terbesar di
Indonesia bahkan Asia Tenggara dan sudah dikenal namanya tidak hanya di
Indonesia, tetapi sampai ke mancanegara. Tidak berhenti sampai disitu,
ternyata Sumatera Utara, tepatnya Kabupaten Tapanuli Selatan memiliki
beberapa wisata alam tersembunyi yang sayang sekali apabila Anda
lewatkan. Salah satunya adalah wisata alam Danau Marsabut Sipirok.
Tidak ada cerita khusus mengenai asal
usul Danau Marsabut. Hanya saja, nama Marsabut berasal dari kata
“markabut” yang artinya berkabut karena Danau Marsabut selalu ditutupi
dengan kabut. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengunjunginya setelah
hujan ketika kabut menghilang dari atas danau.
Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan
salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Utara. Walaupun jarang
terdengar, kabupaten yang beribukota di Sipirok ini memiliki cukup
banyak pesona alam yang mengagumkan dan masih tersembunyi, mulai dari
wisata bersejarah, wisata alam, hingga wisata kuliner. Termasuk di
dalamnya adalah Danau Marsabut. Danau Marsabut terletak di Desa Bunga
Bondar, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Untuk mencapai lokasi Danau Marsabut,
Anda bisa memulainya dari Pasar Sipirok yang terletak di tengah kota
Sipirok. Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum
(tarif sekitar Rp 5000) menuju Simpang Bunga Bondar. Dari Simpang Bunga
Bondar menuju lokasi Danau Marsabut tidak tersedia kendaraan umum. Oleh
karena itu, Anda harus berjalan kaki sejauh 10 km dengan waktu tempuh
perjalanan sekitar 2.5 jam. Jalan yang akan dilewati cukup mendaki,
sehingga saran kami sebaiknya Anda datang menggunakan kendaraan pribadi.
Dalam perjalanan masuk, Anda akan
bertemu dengan kawasan Pesanteren Terpadu Al-Aqsa. Anda bisa memarkir
kendaraan Anda disana dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
Perjalanan memakan waktu sekitar 45 menit untuk tiba di Danau Marsabut.
Mengingat kondisi jalan yang masih dipenuhi semak belukar dan aspal yang
berlumut, sebaiknya Anda mengajak warga setempat untuk membantu
mengarahkan Anda sehingga tidak tersesat.
Akhirnya perjuangan Anda untuk tiba di
wisata Danau Marsabut tercapai. Begitu menginjakkan kaki di area Danau
Marsabut, Anda akan disuguhi pemandangan danau yang masih murni seluas
3000 km2 atau 3 hektar. Kelebihan Danau Marsabut adalah danau ini
dikelilingi oleh hutan yang lebat sehingga suasana alami nan asri sangat
terasa. Sepinya pengunjung membuat suasana Danau Marsabutbegitu tenang
dan cocok bagi Anda yang ingin mengistirahatkan pikiran dan jiwa Anda
dari hiruk pikuk perkotaan. Bahkan saking sepinya, apabila Anda
berteriak, maka teriakan tersebut akan menghasikan gema yang cukup
besar.
Keunikan Danau Marsabut juga terletak
pada keaslian dan keutuhan danau karena masih belum terjamah oleh
wisatawan. Hal ini ditunjukkan dengan adanya dua bangunan dan satu
prasasti di tepi Danau Marsabut. Bangunan tersebut berupa pondokan yang
kental dengan arsitektur batak.
Sayangnya hanya satu pondokan yang masih
bisa digunakan karena pondokan lainnya sudah tertutup dengan semak
belukar. Prasasti yang ditinggalkan berupa sebuah tugu beton yang
ditandatangani oleh mantan Presiden Soeharto pada tahun 1993 lalu.
Anda bisa melakukan beberapa aktivitas
di Danau Marsabutseperti memancing ikan lele, beristirahat, membaca
buku, atau hanya sekedar menikmati pemandangan alam. Seperti yang
tertulis pada judul artikel ini, kondisi Danau Marsabut kurang mendapat
perhatian dari pemerintah setempat sehingga belum tersedia fasilitas
yangseharusnya ada di Danau Marsabut seperti warung, restoran, jasa
penyewaan alat pancing, sampai tempat duduk yang memadai.
Oleh karena itu, apabila Anda berencana
mengunjungi tempat ini, pastikan Anda telah mempersiapkan segala
kebutuhan yang mungkin Anda gunakan selama berada di Danau Marsabut di
Sipirok.
Selain Danau Marsabut, Anda bisa juga
mengunjungi objek – objek wisata lain yang juga berlokasi di Tapanuli
Selatan, seperti permandian alam Aek Sijorni yang memiliki air terjun
bertingkat-tingkat, Danau Siais yang merupakan danau terbesar kedua
setelah Danau Toba, Air Terjun Sampuran Sisoma yang cocok bagi Anda yang
menyukai trekking.
Pantai Barat Muara Batangtoru dengan
panorama laut yang begitu indah, Air Panas Alami Aek Nabara yang
menawarkan pemandian air belerang, bukit Tor Simago-mago dengan
pemandangan yang mengagumkan, Bukit Bintang Simarsayang, Air Terjun Tor
Mak Bujing, serta wisata – wisata alam lainnya.
Dari gambaran yang telah diberikan,
beberapa saran yang dapat kami berikan apabila Anda ingin mengunjungi
Danau Marsabut Sipirok adalah
• Lokasi Danau Marsabut yang cukup
extreme kurang begitu cocok untuk anak-anak sehingga kurang tepat
dimasukkan dalam liburan keluarga
• Siapkan bekal makanan dan minuman karena tidak ada warung di sekitar area danau
• Siapkan jas hujan atau payung karena Anda akan berjalan kaki untuk bisa sampai ke area danau
• Gunakan alas kaki yang sesuai dengan medan perjalanan Anda karena jalan menuju Danau
sumber : <<KlikDisini>>
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar